Jan 11, 2013

[Review] Habibi & Ainun Movie

sumber gambar
Genre: Drama
Produser: Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Sutradara: Faozan Rizal
Produksi: MD Pictures

Film ini berdasarkan kisah nyata yang diambil dari buku karangan Bapak B.J. Habibie, presiden ketiga Indonesia. Saya memang belum membaca buku beliau, tapi insyaallah akan segera membacanya, hehe. Film ini berkisah tentang cinta antara Rudy Habibie dan Ainun. Berkisah tentang cita-cita, mimpi, perjuangan, dan pengorbanan. Sosok Habibie dibintangi oleh Reza Rahardian. Dari segi postur memang sangatlah jauh berbeda, tapi untuk akting sungguh membuat saya terpaukau. Persis banget sama Pak Habibie.

Perjalanan cinta itu dimulai dari SMP dan mungkin sudah takdir Tuhan mereka berjodoh. Cinta pertama dan terkahir. Cinta sejati yang hanya dipisahkan oleh kematian salah satunya, Ibu Ainun. Bermimpi dan bercita-cita memang tidak mudah, namun Habibie dan ainun mampu mewujudkannya dengan cinta mereka. Mereka menikah dan tinggal di Jerman dengan segala keterbatasan. Kegigihan Habibie yang akhirnya menjadi seorang yang jenius dalam menciptakan pesawat terbang. Kesetiaan Ainun mendampingi suaminya dengan tulus. Janji Habibie untuk mengabdi pada Indonesia dengan segala macam godaaan harta dan wanita, namun Habibie tetap teguh pada pendiriannya. Bagi Habibie, Ainun adalah jodoh yang telah dikirim Tuhan untuk selalu mendampinginya. Kesetiaan dan cinta Ainun dalam mendampingi Habibie di kala susah dan saat menjadi presiden. Cinta yang sempurna. Hingga akhirnya mereka harus terpisahkan karena kanker yang diderita oleh ibu Ainun. Cinta sejati yang hanya dipisahkan oeh maut. Subhanallah.

Beberapa quote yang menurut saya super sekali yang harus diabadikan:
"Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal. Saya tidak tahu apakah hidup kita di Jerman akan sulit atau tidak, apakah Ainun tetap bisa menjadi dokter atau tidak. Tapi yang jelas, saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun."
"Masa lalu saya adalah milik saya, masa lalu kamu adalah milik kamu, tapi masa depan adalah milik kita."
"Kamu itu orang paling keras kepala dan yang paling sulit yang pernah aku kenal. Tapi jika aku harus mengulang hidupku, aku akan tetap memilih kamu." 
"Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih ari siapapun." 
"Antara saya dan Ainun, adalah dua raga tetapi dalam satu jiwa."  

Dan berikut surat yang ditulis oleh Pak habibie kepada istri tercinta Ibu Ainun.

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu
Karena, aku tahu semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah ternyata bahwa kematian itu
benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada air mata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada.

Aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau di sini.

Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari,
bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

Mana mungkin aku setia,
padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku cinta,
sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan
Kau dari-NYA, dan kembali pada-NYA
dulu kau tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang
cahaya mataku, penyejuk jiwaku
selamat jalan
calon bidadari surgaku

BJ Habibie - Mei 2010

Dan yang satu ini teaser dari filmnya. Buru-buru nonton deh yang belum nonton :)


Thats all. Speechless. Pengen cepet-cepet nikah :D

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar Anda ^.^