Bismillahirrahmanirrahim...
Pada postingan hari ini ijinkan saya membagi sedikit kabar gembira untuk teman semua. Kabar bahagia tentunya. Selain diberikan rejeki berupa bersatunya saya dengan suami, ternyata Allah yang Maha Pemurah telah memberikan sebuah rejeki besar dalam hidup saya sebagai seorang wanita dan sebagai istri.
Sebelumnya, setelah usia perkawinan menginjak satu bulan ada rasa bungah yang luar biasa saat mengetahui bahwa saya telat datang bulan hingga 5 hari. Namun sayangnya saat saya melakukan tes kehamilan menggunakan tespek, hanya satu garis merah yang terlihat. Dan ternyata saat terlambat mens menginjak enam hari, sorenya saya menstruasi. Sedih dan kecewa rasanya. Nangis sejadi-jadinya di kamar mandi, hihi. Namanya juga pengantin baru pengennya kan langsung hamil gitu kan ya, hehe. Tapi ya namanya rejeki cuma Allah yang tahu. Dan suami pun berkata, "Gak apa, Dek. Nanti bikin lagi." yaaa, oke siap produksi lagi, hehe. Dan setelah pertemuan kami di Sampit selama empat hari di awal Juni, ternyata Allah memberikan jawaban atas semua doa dan usaha kami. Cuma ketemu empat hari jadinya ikhtiarnya sampai lembur-lembur, haha. Saya pun kembali terlambat datang bulan. Ada satu tespek nganggur di lemari, tangan rasanya gatel pengen cepet-cepet tes lagi. Tapi kata suami sebaiknya ditunggu dulu sampai telat mens beberapa hari. Dengan perasaan yang seperti digantung setiap harinya, akhirnya saya memutuskan untuk tespek di hari ke-enam terlambat mens. Dan hasilnya adalah:
![]() |
| hasil tespek telat mens 6 hari |


