Showing posts with label Lomba Blog. Show all posts
Showing posts with label Lomba Blog. Show all posts

[PojokWBIdol] Khalifah Meski Serakah

Manusia bisa menjadi seorang khalifah meskipun punya sifat yang serakah. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna dengan akal, nafsu, dan perasaannya, namun sejatinya, tak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Semua manusia diciptakan berbeda baik kelebihan dan kekurangannya meskipun berasal dari darah yang sama. Banyak sifat dan sikap tak terduga dari seorang manusia yang bisa membangun atau menghancurkan suatu peradaban. Meskipun dicap serakah, manusia tetaplah istimewa. Meskipun dibilang culas, manusia tetaplah yang paling cerdas. Meskipun dikata pendosa, manusia tetaplah yang bisa berkuasa. Semua berawal dari hati manusia.

Manusia itu serakah.

Katanya sudah lumrah jika manusia itu punya sifat yang tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya, selalu ingin menambah dengan kuantitas atau pun kualitas yang lebih tinggi. Selalu merasa kurang dengan apa yang dimiliki, selalu merasa kurang nikmat makanannya, kurang empuk kasurnya, kurang tinggi jabatannya, kurang banyak mobilnya, dan kurang besar rumahnya. Pada akhirnya, manusia lupa untuk bersyukur. Serakah adalah penyakit hati yang memang sudah ditanamkan setan sejak awal manusia diciptakan. Karena keserakahanlah, nabi Adam dikeluarkan dari surga dan akhirnya turun temurun ke semua manusia. Parahnya, sifat serakah selalu dibarengi dengan sifat dengki atau iri hati, sepaket. Karena iri melihat gemilangnya orang lain bisa membuat seorang manusia menjadi lebih buas untuk memenuhi rasa puasnya, yang sayangnya rasa puas itu tidak akan pernah habis hingga manusia dikubur di dalam tanah. Paket dengki dan serakah bisa mendorong manusia untuk bertindak semaunya, melakukan apa saja untuk memenuhi hasrat tersebut tanpa peduli cara itu benar atau salah, termasuk merampas hak manusia lainnya. Tak heran jika banyak korupsi di negeri ini.

[PojokWBIdol] 20 Tahun Lagi, Indonesia Bisa Hancur

Indonesia 20 tahun yang akan datang, itulah tema yang saya dapat pada tantangan #PojokWBIdol artikel ke empat. Tema yang cukup membuat saya garuk-garuk kepala, bagaimana saya bisa tahu apa yang akan terjadi pada Indonesia 20 tahun lagi, untuk besok saja Wallahualam. Jadi pada postingan ini, saya akan membayangkan masa depan Indonesia melalui kondisi saat ini.

20 tahun lagi, Indonesia akan hancur.

Sebagaimana kata televisi, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang dalam masa kritis, nilai inflasi yang melambung tinggi, dan utang negara yang sepertinya tidak pernah habis. Lihat saja kasus skandal BLBI yang sangat merugikan rakyat karena jika ditotal pada saat jatuh tempo di tahun 2043, jumlah utang bunga berbunga BLBI adalah 60.000 triliun rupiah. Dari mana negara membayar utang tersebut? Jelas dari pajak yang dibayarkan rakyat. Saya memang tidak cukup mengerti soal skandal utang negara, tapi selama itu menggunakan uang rakyat dapat dipastikan jatah fasilitas guna kesejahteraan rakyat akan semakin berkurang bahkan terabaikan. Kondisi ekonomi Indonesia tidak pernah lepas dari yang namanya korupsi dan masalah terbesarnya adalah pemberantasan korupsi terhalang oleh korporat yang tidak lagi peduli pentingnya anti korupsi. Yang terjadi di Indonesia saat ini adalah, siapa yang punya uang dia lah yang menang, siapa yang kuat dia lah yang menjabat. Tak peduli jika negeri sekarat. Dan akhirnya, yang kaya berkuasa, yang miskin mati. Belum lagi laju pertumbuhan penduduk Indonesia pada tahun 2035 diramalkan naik sebesar 28,6 persen dengan jumlah mencapai 305,6 juta jiwa, dipastikan kebutuhan rakyat akan sandang, pangan, papan, dan lapangan pekerjaan akan meningkat pula. Jika kondisi ekonomi Indonesia semakin menyusut maka pertumbuhan penduduk ini akan menjadi masalah baru bagi Indonesia. Kemiskinan, pengangguran, dan kriminalitas bisa meningkat tajam.

[PojokWBIdol] Bangunlah Blog yang Bermanfaat

[PojokWBIdol] Bangunlah Blog yang Bermanfaat
[PojokWBIdol] Bangunlah Blog yang Bermanfaat
Dunia blog beberapa tahun ini sepertinya memiliki sihir tersendiri untuk sebagian besar masyarakat dari segala macam kalangan, dari pengusaha hingga ibu rumah tangga, dari penulis hingga pecinta pensil alis. Mereka berbondong-bondong membangun sebuah blog dan mengembangkannya dengan tujuan masing-masing yang intinya memberikan manfaat untuk orang lain atau dirinya sendiri. Karena pada dasarnya membangun blog tanpa manfaat adalah hal yang sia-sia, buang waktu, buang tenaga, buang paket data, hehe.

[PojokWBIdol] Manusia Harus Beradab

Alhamdulillah lolos dan menjadi pemenang pada tantangan sebelumnya. Pada tantangan kali ini, juri memberikan tema yaitu: Pancasila dan saya mendapat tema untuk sila ke-2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, itulah bunyi sila kedua dari Pancasila yang sedari tahun 1945 menjadi dasar bangsa ini dalam hidup berdampingan sesama manusia. Meskipun Pancasila adalah dasar negara tapi pada kenyataannya tidak semua orang bisa menerapkan dengan baik, atau bahkan enggan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Jangan semena-mena terhadap sesama.
Sila ini dilambangkan dengan rantai yang saling terhubung satu sama lain yang berarti mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban setiap manusia tanpa membedakan ras, keturunan, agama, adat, warna kulit, bahkan kedudukan sosial. Masih ingat, kan, pada tema pertama, saya sedikit membahas tentang beberapa teman SMP yang menghina saya karena asal muasal saya yang dari kampung, sepeda butut, dan wajah yang jelek. Hal tersebut bisa digolongkan sebagai perlakuan yang tidak berperikemanusiaan dan semena-mena, padahal kami sama-sama manusia. Perlakuan buruk terjadi mulai dari saya kelas 1 hingga 3 SMP, sepanjang 3 tahun itu ada beberapa orang yang memang setia untuk menghina saya, mengolok latar belakang saya, dan mencaci penampilan saya. Mungkin maksud mereka adalah bercanda, tapi rasanya tidak nyaman jika setiap hari mendengar celotehan yang sama dari orang yang sama pula. Untungnya kok saya tidak sampai mutung ke sekolah. Itulah contoh kecil perlakuan kasar yang pernah saya terima di masa muda, tapi tidak pernah ada niatan untuk membalas mereka disaat saya sudah bisa membuktikan prestasi-prestasi yang telah saya raih. Cukup saja mereka tahu bahwa olokan itu tidak menghancurkan mimpi-mimpi saya.

[PjokWBIdol] Sisters Are Different Flower From the Same Garden

Hidup di muka bumi memang tak akan luput dari cobaan dan rintangan, seperti yang saya tulis pada tantangan Pojok WB Idol pertama, ada beberapa hal yang menjatuhkan saya dan membuat putus asa. Tak jarang memang saya merasa kalah dengan keadaan, mengibarkan bendera putih terhadap segala macam masalah yang datang silih berganti. Bahkan pernah saya berharap sebuah keajaiban untuk mengubah segala kesusahan yang menimpa saya dan keluarga. Pada tantangan pertama, saya beberapa kali menyebutkan untuk stay positive baik sikap maupun pikiran. Percayalah, bahwa perjalanan saya untuk stay positive tersebut sangatlah berliku. Untungnya saya punya keluarga pendamping yang selalu mendukung saya. Tapi ada seorang yang dari dulu hingga sekarang masih menjadi alasan saya untuk bertahan adalah adik perempuan kandung yang usianya berjarak 6 tahun dengan saya, sebut saja Titi. Sebenarnya saya punya adik tiri, dua dari keluarga ayah dan dua lagi dari keluarga ibu, dan mereka punya kehidupan masing-masing. Itu lah yang membuat saya dan Titi harus berdiri sendiri, mandiri, dan tak mengusik dua keluarga tersebut.

Di masa sulit setelah orang tua kami bercerai, Titi yang membuat saya berjanji untuk tidak menjadi remaja nakal seperti korban broken home kebanyakan. Titi memang masih sangat belia saat itu, bisa dibilang kurang kasih sayang dan perhatian dari orang tua, itulah mengapa saya harus menempatkan diri sebagai seorang kakak, ibu, dan ayah untuknya. Saat itu saya berpikir, jika saya menjadi remaja yang rusak otomatis Titi akan lebih rusak dari saya. Tidak mudah, karena saat itu pun saya masih SMP yang juga butuh kasih sayang.

[PojokWBIdol] Kenali Dirimu, Nikmati Hidupmu

Onthel legenda
Onthel legenda dari jaman SMP hingga SMA, banyak kisah yang terjadi dengan sepeda ini. Masuk sawah, nabrak mobil, rem putus, hingga juara lomba sepeda hias.
Dua puluh lima tahun yang lalu saya dihadirkan Tuhan ke dunia yang indah ini, di dalam lingkungan keluarga yang cenderung keras dalam menerapkan disiplin terutama aturan yang dibuat oleh almarhum kakek. Layaknya remaja desa kebanyakan yang suka ke sawah, saya pun demikian. Alhasil kulit kopi susu yang manis menjadi ciri khas saya, padahal ayah dan ibu berkulit susu, hehe. Kehidupan masa kecil berjalan normal tanpa cela, hidup berkecukupan, prestasi bisa bersaing, teman pun berlimpah. Impian saya sejak kecil adalah bisa masuk ke sekolah unggulan dan mimpi itu terwujud dari bangku sekolah menengah pertama nomor satu di Lamongan dari jalur tes.

Saya dan Bank Syariah: Kredit Rumah Murah Tanpa Riba

Tabungan berbasis syariah
Tabungan berbasis syariah
Kredit rumah murah tanpa riba, apa bisa melalui bank? InsyaAllah bisa, pakai tabungan syariah. Mengenai tabungan yang berbasis syariah ini, saya sudah mengenalnya sejak awal tahun 2012 saat masih bekerja di Cikarang. Sebenarnya saya sudah punya tabungan konvensional yang terintegrasi dengan perusahaan tempat bekerja, tapi rasanya kok tidak nyaman jika sepanjang hidup harus berurusan dengan riba. Saya pun membuat tabungan syariah di Cikarang. Keuntungan yang instan saya dapat adalah bebas biaya administrasi setiap bulan dan bebas biaya penarikan di mesin ATM, Alhamdulillah. Akhirnya, tabungan syariah tersebut saya jadikan alat transaksi utama hingga saat ini.

Pelabuhan Sungai Mentaya, Sampit

Sampit, Kalteng
sumber
Hampir kebanyakan orang yang ditanya tentang kota Sampit pasti akan teringat dengan kisah masa lalu di tahun 90an. Kisah yang sebaiknya menjadi salah satu sejarah yang harus kita jaga tanpa harus diungkit lagi. Awalnya saya juga agak merinding saat tahu bahwa tujuan domisi saya selanjutnya adalah kota Sampit. Ada perasaan tidak terima, kenapa dari ratusan kota di Kalimantan, suami harus mendapat tempat dinas di Sampit.

Lomba Blog Wardah

Jadi gini ceritanya, saya lagi ikut lomba blog wardah. Dan ikutnya memang selalu niat seperti taun sebelumnya. Niat pake banget karena saya lebih memilih dandan ulang dan mengambil foto lagi daripada memberikan foto lama. Biar fresh aja sih maksudnya.

Berikut adalah beberapa foto yang saya sertakan dalam postingan yang berjudul Kosmetik Halal Membawa Berkah pada blogdetik saya.

office look

#30HariNonStopNgeblog

Tantangan #30HariNonStopNgeblog bagi blogger memberi rasa tersendiri bagi saya. Sayangnya tantangan tersebut hanya boleh diikuti oleh blogger ber-platform blogdetik. Dengan demikian saya pun menciptakan satu blog baru dengan platform tersebut dalam rangka mengikuti tantangannya, hehe karena gak mau ketinggalan dengan blogger lainnya. Saya pikir mudah untuk membuat satu postingan setiap hari apalagi tantangan tersebut tidak bertema alias bebas menulis apa saja. Tapi ternyata lumayan menguras otak karena di tengah perjalanan konsistensi yang saya tanamkan di dalam diri saya perlahan menurun. Untungnya daftar hadiah yang disediakan oleh panitia membuat semangat saya kembali terpompa, haha.

Dalam tantangan tersebut saya membuat satu tema untuk setiap harinya. Hal ini terpacu karena email konfirmasi yang dikirimkan panitia kepada peserta terdaftar yaitu "Persiapkan strategi Nonstop updatenya yaa :)". Awalnya saya berpikir untuk membuat fiksimini setiap harinya, tapi ide cemerlang tak selalu hadir setiap hari jadi saya urungkan untuk berdongeng. Akhirnya saya memilih satu tema yang bisa dibilang motivasi, bisa juga dibilang pengembangan diri. Semua tulisan yang saya posting dalam tantangan tersebut berdasarkan dari berbagai narasumber terutama pengalaman pribadi, ada yang dari nasehat atasan saya di kantor, ada yang dari si Abang, membaca buku, dan kejadian yang saya temui di jalanan dan sekitar saya. Ada satu postingan yang keluar dari garis yang saya buat karena mengikuti tema yang diberikan oleh panitia. Ya, panitia hanya memberikan satu tema saja dari 30 hari yang harus diposting saat tema itu diberikan.

Naskah Lolos Lomba Cerpen LDR

Selamat pagii..
Kayaknya langsung to the point aja yah, soalnya lagi lumayan sibuk hehehe. Setelah baca 81 naskah cerpen yang masuk dan melakukan screening sebanyak 3 kali, maka berikut daftar naskah cerpen LDR yang lolos dan akan di bukukan ole penerbit Pena Nusantara secara indie:
  1. Padi dan Kapas - Ali Ahmad
  2. Ombak Yang Tersesat - Evi Septiani
  3. Kesetiaanku Sekokoh Tembok Ksatriaanmu - Okky Dwi Fitri Aries
  4. Saat Tak Hanya Jarak Yang Memisahkan - Andita Radianti
  5. Pelukan 10 Menit - Siti Yulianingsih
  6. Ketika Aku Mencoba Memeluk Jarak - Lourdes Florentine Mariso
  7. Antara - Wiwit Nur Afie Aussy
  8. Kejutan Terakhir - Ardita Destiani
  9. Email Dari Kaki Merapi - Carolina Ratri
  10. Antara Cinta dan Bis Kota - Vita Novian Rondang

Lomba Cerpen, Tema: LDR [CLOSED]

Saat aku dan kamu ditengahi oleh jarak.

Cinta mempertemukan dua hati untuk berlabuh, dua hati yang saling mengadu, dua hati yang selalu bertemu. Cinta, memang tempat bermuara dua manusia pada satu titik poros waktu. Lantas, bagaimana jika cinta harus terpisah oleh jarak? Dua manusia meregang rindu karena tertahan ribuan kilometer. Dua hati terpaksa menyepi karena jutaan lorong waktu yang tak lagi sehati. Dan, saat hati memilih untuk tetap menanti.

Long Distance Relationship menjadi salah satu pilihan menyemai cinta yang terlanjur membara. Walaupun sebagian besar orang menganggap bahwa LDR tak akan pernah berhasil dalam sebuah hubungan. Hanya kesengsaraan yang didapat, begitu katanya. Namun, masih ada hati yang bersedia menanti untuk bertemu pada satu titik pasti suatu saat nanti. Meski di suatu masanya nanti, hati akan bertemu pada satu titik saturasi yang akan menjadi penguji kesetiaan hati.

Daftar Peserta Lomba cerpen LDR [FINAL]

Selamat pagi, maaf untuk keterlambatan posting daftar peserta lomba cerpen LDR karena keterbatasan akses internet selama liburan. Sebelumnya, selamat hari raya Idul Fitri 1434 H, mohon maaf lahir bathin ya. Maafkan jika ada tulisan-tulisan saya yang menusuk dihati.

Berikut daftar peserta yang telah mengirimkan email kepada saya:
  1. Lost Distance Relationship - Linda Ratna Sari
  2. Cinta Dari Tuhan - Indri Dwi Ayu
  3. Padi dan Kapas - Ali Ahmad
  4. Jaga Hati - Ali Ahmad
  5. Terperangkap Digital - Rezky Agil
  6. Cinta: Pertemuan dan Perpisahan - Siti Yulianingsih
  7. Ujian Cinta - Amalia Nina P.
  8. Bolehkah Aku Menyebutnya Begitu? - Riezky Aprilia Z.
  9. Cry Bring Love - Nurdiani Soffa
  10. Cinta Jarak Jauh - Ina Tanaya
  11. I Want To Love You Like A Sunshine - Dayu Sri M.
  12. Ombak Yang Tersesat - Evi Septiani
  13. This Is Our Love - Evi Septiani
  14. Melukis Senja - Agung Dermawan

DecorativeJI pada Android

Gb.1 DecorativeJI pada Android
Selamat siang peeps. Lama rasanya saya tidak menyentuh blog, padahal baru 2 hari, hehe. Pada postingan ini saya akan melakukan review untuk salah satu aplikasi pada Android yang baru saya saya unduh. Setelah beberapa lalu saya melakukan review untuk Offline Google Translate dan Blogger pada Android, sekarang giliran satu aplikasi yang berhubungan dengan rumah tangga dan propertinya.

Sudah kenal Jotun? Belum? ckckk.. Saya kasih bocoran ya, tapi sedikit aja =D

Jotun merupakan salah satu pabrik cat besar dan terkenal di dunia. Pertama kali didirikan di Norwegia dan akhirnya bisa berkembang ke 74 negara. Jotun telah menangani beberapa proyek pengecatan yang cukup besar salah satunya menara Eiffel di Paris, hebat kan? Nah, baru-baru ini Jotun Indonesia menelurkan satu inovasi pada teknologinya yaitu DecorativeJI atau Decorative Jotun Indonesia.

Apakah DecorativeJI?

Merupakan sebuah mobile apps yang digunakan sebagai layanan kepada pelanggan untuk mempermudah pemahaman kebutuhan akan cat. Jadi dapat dikatakan bahwa aplikasi ini adalah ahli cat pribadi yang dapat kita gunakan setiap saat. Jadi, kita sebagai konsumen tak perlu repot mencari jasa untuk menentukan jenis cat atau warna yang cocok untuk keindahan rumah dan ruangan-ruangannya.

Sekarang mari kita bahas satu per satu fungsi dari DecorativeJI pada Android.

Gb.2 Deskripsi aplikasi pada Android

Kepraktisan Mengisi Pulsa

Pulsa, pada zaman yang serba canggih ini menjadi salah satu kebutuhan primer yang tak dapat dihindari oleh hampir seluruh umat manusia. Kecanggihan teknologi dan semakin berkembangnya handphone menjadi smartphone membuat kita tak terkeculai saya untuk selalu mengisi pulsa. Bagaimana tidak? Smartphone yang selalu terkoneksi dengan internet mau tidak mau harus selalu terisi pulsa, paling tidak setiap mengaktifkan paket data pasti akan membeli pulsa yang jumlahnya sedikit wah. Untuk kalangan pelajar saja yang notabene sudah memiliki gadget yang serba canggih bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah hanya untuk pulsa. Apalagi yang memiliki gadget lebih dari satu yang mengharuskan untuk tetap memberi kehidupan pada gadget atau smartphone dengan pulsa. Seperti halnya saya yang menggunakan dua handphone dengan dua provider yang berbeda. Hanya saja, saya membatasi penggunaan pulsa saya seratus ribu saja setiap bulan.

Setiap penjual pulsa pasti akan berlomba-lomba untuk memberikan pulsa murah kepada pelanggan setianya. Dan, setiap provider juga akan semakin beragam memberikan berbagai macam fasilitas untuk para pengguna gadget yang pastinya akan sangat dimanjakan dengan pulsa murah namun fasilitas segudang. Dengan demikian, proses jual beli pulsa menjadi semakin beragam dari hari ke hari dan menjadi semakin praktis. Mari kita flashback beberapa tahun yang lalu. Kira-kira pas saya masih di sekolah menengah pertama, dimana pada waktu itu harga pulsa masih sangatlah mahal tidak seperti sekarang yang sudah sangat menjamur dengan pulsa goceng. Pengisian pulsa dengan cara pembelian voucher menjadi sangat populer pada zamannya. Sebagaimana kita tahu, ada dua macam cara pengisian menggunakan voucher yaitu fisik dan elektrik. Voucher fisik yang lebih banyak disebut sebagai pulsa gesek menjadi awal dari pengisian pulsa. Masih ingat kan saat kita membeli kartu voucher di konter-konter langganan? Yang perlu kita lakukan adalah menggosok hologram hitam di belakang kartu untuk mendapatkan kode voucher.

Yamaha Xeon RC, Matic Cantik Idaman Hati

sumber gambar
Beberapa minggu ini saya berniat membeli motor untuk memenuhi kebutuhan transportasi dalam bekerja. Sebenarnya ada bis jemputan dari kantor, namun kemacetan dipagi hari di jalan Jababeka membuat kepala saya sedikit ‘mumet’ kalau terlalu lama di dalam bis. Dari kecil saya memang sudah antipati dengan kendaraan roda empat, lebih sering mual dan pusing jika terlalu lama di dalam mobil apalagi bis. Di samping itu, untuk pulang kerja saya selalu menggunakan jasa tukang ojek. Cukup terasa juga ongkosnya karena setiap hari harus mengeluarkan uang kurang lebih sepuluh ribu untuk ongkos ojek. Belum lagi kelakuan tukang ojek yang suka menjadikan jalanan macet sebagai ajang kebut-kebutan. Hal itu yang membuat saya ingin membeli motor sendiri, disamping bisa berhemat ongkos ojek juga bisa safety riding. Setelah bertanya pada beberapa orang dan rekan saya, banyak yang menyarankan kepada saya untuk membeli motor Yamaha, tapi ada juga yang menyarankan membeli motor lain. Akhirnya saya menghubungi ayah dan paman saya yang memiliki motor Yamaha zaman dulu. Ayah dan paman mempunyai pendapat yang sama yaitu menyarankan untuk membeli motor Yamaha karena kualitas dan keawetannya yang tidak tertandingi. Ada suatu cerita antara ayah dan paman dengan motor Yamaha kesayangan mereka.

sumber gambar
Waktu saya masih kecil, kira-kira masih kelas 3 SD, ayah saya punya satu motor yaitu motor Yamaha yang masih sangat populer pada zaman itu. Motor ini bentuknya ramping dan kecil tapi tergolong cepat juga sih menurut saya. Selama bepergian kemana saja selalu menggunakan motor itu. Dari Lamongan ke Surabaya, ke Kediri, dan hampir setiap liburan selalu menggunakan motor Yamaha ayah ini. Hingga akhirnya ayah menjual motor itu kepada paman sendiri yang ada di Lamongan. Saat saya kelas 2 SMP, motor itu masih ada dan masih gesit. Jadi saya memutuskan belajar mengendara motor dengan motor ayah yang sudah jadi milik paman saya. Motor Yamaha ini ternyata sangat mudah untuk dikendarai oleh pemula seperti saya, dalam hitungan beberapa hari saja saya sudah cukup mahir menggunakan motor walaupun hanya sebatas keliling desa. Di samping paman merawat motor Yamaha itu dengan baik, ternyata kekuatan motor Yamaha sungguh luar biasa.

Ada Apa dengan PLN?

Assalamu'alaikum blogger.
Mari kita berbicara serius :) Sedikit mengerutkan kening apabila membicarakan tentang PLN.  Sudah kita ketahui bahwa PLN merupakan Perusahaan Listrik Negara, dimana salah satu dari BUMN ini bertugas untuk memasok aliran listrik yang ada di negara tercinta ini. Banyak sekali pendapat dari berbagai macam kalangan tentang kinerja dari PLN ini. Ada yang bilang tentang betapa menyedihkannya kondisi "Raja Listrik" di Indonesia. Petugas telah memerikan pelayan terbaik namun masih saja ada bagian dari negara ini yang belum tersentuh aliran listrik. Padahal listrik adalah kebutuhan primer di jaman serba praktis ini. Tapi tidak sedikit pula yang mencaci maki bahkan sumpah serapah terhadap satu-satunya pemasok kebutuhan listrik kita. Dua sisi yang sangat berlainan ini selalu beradu tanpa ujung. Saat saya sedang asyik surfing untuk mencari bahan tulisan saya ini, saya menemukan gambar berisi puisi yang dibuat oleh bapak kita Dahlan Iskan. Berikut gambarnya bisa disimak baik-baik dan direnungkan..

PLN Tersorot
sumber gambar
Bait-bait puisi yang penuh dengan rasa optimis dari orang nomer satu di PLN. Suatu semangat yang di tumbuhkan dalam baris kalimat. Beliau tahu bahwa konsumen belum terpuaskan, beliau tahu bahwa PLN belum sempurna.

Sesuatu yang menggelitik bagi saya karena banyak sekali opini masyarakat dan masih banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan PLN.

Halal Itu Cantik

Assalamu'alaikum blogger cantik.

Ini pertama kalinya saya membuat postingan dalam blog tentang makeup dan kosmetik yang saya gunakan saat ini. Saya akan sedikit mengupas tentang kosmetik dan cantik dalam dunia wanita yang sekarang ini sedang ramai sekali dan banyak sekali wanita yang mengubah dirinya untuk menjadi cantik.
Berbicara soal kosmetik, pasti sangat erat hubungannya dengan dunia wanita. Hampir setiap wanita tidak bisa lepas dari yang namanya kosmetik. Mereka, termasuk saya, selalu berlomba-lomba untuk mempercantik diri. Membuat penampilan terlihat sedap dipandang, menyenangkan, dan tentunya mendapat predikat cantik. Ada yang berusaha dengan membeli kosmetik dengan brand terkenal yang cenderung pasti mahal, dan yang paling parah itu operasi plastik alis 'oplas' dan mengubah wajah menjadi orang lain. Yup, demi untuk menjadi cantik. Tapi aku gak sampe kayak gitu loh ya, hehe. Cukup dengan menggunakan kosmetik halal dan terjamin gak berbahaya.

Kosmetik halal? Pernah kepikiran gak?

Selama ini yang banyak sekali dibicarakan adalah soal makanan dan minuman halal dan pastinya akan mendapat label halal dari MUI. Dan untuk saat ini sedang ramenya bahas soal kosmetik halal.
Apa itu kosmetik halal??
Banyak sekali produk kosmetik yang beredar di pasaran, bahkan para produsen pun dengan nakalnya banyak menipu konsumen dengan iming-iming menjadi cantik secara instan, tanpa kita tahu produk seperti apa itu, hanya untuk meraup keuntungan bisnis. Dan banyak sekali wanita yang terkecoh dengan hal ini. Kebanyakan wanita ingin terlihat cantik secara instan tanpa tahu efek ke depan yang akan ditanggung dengan membeli produk kecantikan yang beredar luas. Apa produk-produk tersebut halal?? Banyak juga wanita yang telah mengalokasikan dana tertentu hanya untuk membeli kosmetik dengan harga jutaan rupian untuk terlihat cantik. Mungkin kosmetik mahal akan menjamin wajah terlihat cantik dan mempesona, tapi, apakah kosmetik-kosmetik mahal tersebut terjamin kehalalannya? Pertanyaan dasarnya adalah, apakah pernah kepikiran untuk membeli kosmetik halal dan sesuai dengan syariah islam? Padahal kosmetik tersebut selalu melekat pada wajah kita. Apakah bisa dibuat untuk sholat? Apakah air wudlu bisa terserap sempura oleh kulit kita yang tertutup kosetik tersebut? Dalam blog ini, saya akan sedikit membahas itu.
koleksi wardahku :)
Menurut sepengetahuan saya agar kosmetik bisa dinyatakan halal maka harus mendapat sertifikasi dari LPPOM MUI. Oke, tidak sebatas itu, mari kita telusuri lebih lanjut lagi.