Nice Homework #2: Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan

Checklist Indikator Profesionalisme Perempuan
sumber gambar
Tugas minggu kedua dari kelas Institut Ibu Profesional ini cukup menguras emosi saya. Bagaimana tidak, materinya saja sudah membuat perasaan terhanyut yaitu tentang bagaimana dan tahapan menjadi ibu profesional. Note: saya tidak akan merangkum materi kelas dalam postingan blog, ya, jika ingin tahu materinya seperti apa bisa mengikuti kelas pada batch selanjutnya. Di minggu kedua ini semua peserta belajar diminta untuk membuat ceklis indikator profesionalisme perempuan. Baik itu sebagai individu, sebagai istri, dan tentunya sebagai ibu. Saya secara pribadi sangat sadar, bahwa selama 2 tahun menikah dan hampir satu tahun memiliki anak, belum ada sikap profesional yang bisa saya unggulkan. Saya masih labil, masih sering mengeluh, bahkan cemberut ngambek atau marah entah itu terhadap suami maupun anak. Ditambah lagi, ceklis indikator yang dibuat harus memenuhi satndar SMART yaitu Specific, Measurable, Achieveable, Realistic, Time bound. Berarti tidak boleh main-main dalam membuat ceklis.

Baca Juga: NHW #1: Adab Menuntut Ilmu

  • Indikator Profesional Sebagai Individu
Yang paling susah dalam membuat ceklis ini adalah menentukan indikator profesional sebagai individu, sebagai wanita. Karena dua tahun belakangan ini sepenuhnya saya abdikan untuk suami, anak, dan keluarga, bahkan saya lupa rasanya menikmati secangkir coklat hangat atau nonton di bioskop. Pelan-pelan saya menyadari, bahwa saya perlu membangkitkan rasa percaya diri yang dulu pernah unggul. Saya perlu mengembangkan kemampuan menulis yang beberapa bulan terakhir teronggok tak tersentuh sedikit pun. Saya pun perlu menikmati rasanya tidur siang atau bersosialisasi dengan tetangga. Dan semua itu tentunya setelah urusan keluarga beres. Berikut ini saya membuat ceklis yang menurut saya perlu hadir dalam hidup perempuan seperti saya.

Indikator Profesional Sebagai Individu
Indikator Profesional Sebagai Individu, klik disini untuk lebih jelas

  • Indikator Profesional Sebagai Istri
Untuk ceklis indikator istri porfesional, saya mencoba mengajak suami untuk diskusi. Awalnya beliau hanya berkata “yang penting jangan gampang ngambek biar suasana rumah ceria”, dan “daster yang itu dibuang saja”, haha. Setelah itu beliau tidak mau berkomentar lagi. Hanya saja, saya sedikit memaksa suami agar mau berpendapat, karena, jika semua indikator dari saya maka saya akan merasa selalu benar. Di bawah ini ceklis hasil diskusi dengan suami.

Indikator Profesional Sebagai Istri
Indikator Profesional Sebagai Istri, klik disini untuk lebih jelas

  • Indikator Profesional Sebagai Ibu
Sebagai ibu profesional adalah harapan saya, bisa mendidik Izza dengan baik sesuai syariat. Terlebih Izza adalah perempuan yang sedikit banyak pasti akan meniru bundanya. Saat membuat ceklis ibu profesional saya banyak merenung, banyak tamparan secara tidak langsung. Masih krang banyak sekali sebagai seorang ibu yang baik dan bijak. Kadang, ego saya lebih tinggi. Karena Izza masih 11 bulan, jadi saya tidak bisa berdiskusi dengannya. Indikator yang saya ambil adalah, Izza terlihat senang dan bisa tertawa lepas jika berada di dekat saya, Izza terus mencari keberadaan saya. Bismillah, ini indikator dalam jangka waktu pendek, Insyaallah akan berubah sesuai umur Izza.

Indikator Profesional Sebagai Ibu
Indikator Profesional Sebagai Ibu, klik disini untuk lebih jelas

Demikian ceklis indikator profesionalisme perempuan menurut versi saya, harapannya semua ceklis tersebut bisa terwujud dengan sempurna. Tapi saya tahu bahwa manusia adalah tempatnya luput, jadi mungkin ada yang tidak bisa tercapai, mungkin rentang waktu yang molor, atau hanya bisa tercapai sebagian. Hanya saja, saya selalu berharap bisa menjalankannya dengan baik, mengingat visi hidup saya adalah tidak boleh gagal sebagai seorang ibu dan istri. Insyaallah saya tidak akan pernah lelah untuk belajar, demikian suami. Dengan adanya kerjasama yang baik, Insyaallah keluarga kecil kami bisa berjalan dengan baik dan menjaga ke-profesional-an masing-masing, aamiin.

#NHW2_AyuCitraningtias_IIPKalimantan1 http://www.gendhiss.com/2017/05/indikator-profesionalisme-perempuan.html


No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^