Tak Berjodoh Dengan Schlumberger

Sudah setaun lebih rasanya saya menyatakan bahwa saya tidak berjodoh dengan Schlumberger. Cerita lengkap saya tentang proses rekrukmen Schlumberger bisa dilihat pada postingan ini. Sedikit nostalgia, bahwa Schlumberger merupakan satu perusahaan yang sudah saya incar sedari kuliah. Tapi apa daya jika proses seleksi saya harus berhenti pada tahan User Interview tahap ke 2. Ya, saya memang sudah menjalani 2 kali interview tepatnya pada bulan Februari kemaren. User interview pertama untuk segment Wireline dan tahap kedua unttuk segment Drilling and Maintenance. Saya pun mengundurkan diri pada interview kedua karena kondisi kesehatan yang tidak mendukung untuk beberapa bulan ke depan. Setelah saya menyatakan mengundurkan diri dari proses rekrutmen dan melupakan segala harapan saya di sana, lha kok saya dapat panggilan user interview lagi bulan Agustus lalu.

Tahap 7 - User Interview ke 3
Saya kembali diundang untuk melakukan User Interview pada segment Wireline dengan posisi penempatan Jakarta. Saya menyanggupi untuk hadir interview setelah menerima detil informasi melalui email yang dikirimkan ke saya. Harapan yang tadinya sudah menghilang kembali muncul apalagi dengan tawaran posisi di Jakarta. Sesuatu yang membuat saya bahagia.

Dalam email yang dikirim, saya diminta untuk mengisi berkas pribadi secara online pada website Schlumberger. Sempat kelimpungan karena sedang banyak sekali hal yang saya lakukan saat itu. Tapi Alhamdulillah tetap bisa terisi dan mendapat nomor applicant sebelum hari - H.

Saya melakukan user interview di kantor Schlumberger yang berada di daerah Cilandak dengan Interviewer Mr. Bo Bo Soe. Ada 4 orang lainnya selain saya yang juga melakukan interview pada hari itu dan mereka adalah Fresh Graduate. Mindernya kambur -_- Sebelumnya saya sempat belajar tentang mata kuliah dasar teknik yang sudah menghilang entah kemana dari otak saya. Sumpah, belajar kembali materi 2 tahun yang lalu itu bikin senewen.

Dalam interview ini benar-benar membahas masalah teknik selama 45 menit. Jadi ada beberapa macam pertanyaan. Pertanyaan pertama adalah saya harus menjelaskan ulang cara kerja suatu alat. Interviewer memberikan saya sebuah diktat dalam bentuk pdf sebanyak 5 lembar, saya diberikan kesempatan untuk membaca untuk selanjutnya harus saya jelaskan kembali pada beliau. Ah, diktat teknik dalam bahasa Inggris, untungnya saya masih bisa memahami dasar-dasar yang ada di dalam diktat tersebut. Kebetulan saya menjelaskan sebuah alat yang bernema Magnetometer. Setelah menjelaskan ulang, beliau memberikan saya beberapa pertanyaan mengenai proses kerja alat tersebut, aliran arus, tegangan output. Lalu ada suatu rangkaian yang harus saya jelaskan cara kerjanya.

Pertanyaan kedua mengenai alat ukur yaitu multimeter. Beliau memberikan berbagai macam pertanyaan dasar mengenai alat ukur misal tentang tengangan, arus, frekuensi, dan power. Pertanyaan ketiga adalah membaca rangkaian pada PCB. Menentukan piranti elektro seperti transistor, dioda, membaca nilai dari piranti tersebut dan yang lainnya. Pertanyaan selanjutnya mengenai motivasi diri, seperti harus siap mengikuit life style Schlumberger, kerja dibawah tekanan apalagi untuk perempuan. Dari informasi yang saya dapat, hanya ada 2 orang perempuan pada segment Wireline yang ada di Cilandak. Pertnyaan tentang gaji, kehidupan setelah menikah sampai saat sudah mempunyai anak. Bayangkan, 45 menit berdiskusi tentang teknik dalam bahasa Inggris. Fiyuh.

Sudah interview, lupakan. Harap-harap cemas. Saya optimis karena saya mampu menjawab pertanyaan dengan percaya diri dan sedikit membuat kesalahan. Karena Interviewer akan memberi tahu kita jika jawaban kita salah. Dan saya cukup senang saat hanya sekali saja beliau membenarkan jawaban saya selama interview berlangsung. Hanya saja, ada rasa pesimis yang luar biasa melihat saingan saya yang mungkin lebih kredibel. Apalagi saya adalah seorang perempuan. Jelas mindernya.

Dan akhirnya, setelah dua minggu menunggu ada email yang menyatakan bahwa saya tidak diterima. Saya nangis dong pas baca email tersebut. Dan itu kali pertama saya nangis karena tidak lolos seleksi kerja. Nah, mungkin saya memnag tidak berjodoh dengan Schlumberger. Kalo kata si Abang, ini yang terbaik buat saya, karena yang terbaik itu tidak selalu apa yang kita inginkan.

Tapi, saya tetap bersyukur bisa mengikuti 7 tahap proses rekrutmen Schlumberger. Banyak sekali cerita yang saya dapatkan dari proses yang telah saya jalani. Dan sekarang, saatnya saya fokus kembali pada pekerjaan yang selama ini telah menghidupi saya. Kata si Abang lagi, saya emang udah jodoh dengan 삼성. Aamiin.

18 comments:

  1. Sabar saja Mbk Yu.

    Dibalik kegagalan pasti ada juga kesempatan yang luar biasa indah.

    Karena Yang Maha Kuasa tidak akan pernah memberikan sesuatu yang negatif kepada hambanya.

    Terus berusaha, berdoa, dan tawakal.

    Perlu juga di perhatikan, di luaran sana masih banyak orang yang masih kurang beruntung dari kondisi kita sekarang.

    Tersenyumlah, kasihan si Abang nanti malah ikutan sedih.

    Salam untuk si Abang ya. Cie cie cie...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aduh makasih ya Jaswan. bikin adem di hati ini komennya...
      inih tak kasih senyum lebar :D :D

      Delete
  2. Semangat sellau mbak ayuuu! Ada hikmahnya who knows kan :P

    ReplyDelete
  3. salam kenal!^^

    yuk ikut giveaway http://febiola-febby.blogspot.com/2013/08/firmoo-international-giveaway-2013.html#more

    ReplyDelete
  4. fight..fight...,, pasti jalan terbaik dan hikmah terbaik dibalik semua kegagalan....,, semangaaaat.....:)

    ReplyDelete
  5. insya allah memang itu yang terbaik ya cin,, bersabar dan bersyukur insya allah ada ganti yang lebih indah yang sudah disiapkannya,,

    eh eh.. kalau baca kisahmu suka mirip-mirip sama aku dek.. #mirip-miripin maksunnya hohooo

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh.. iya mbak, insyaallah yg skrng ini juga uda yg paling baik..
      hayoo dimana ini yg miripnya :p

      Delete
  6. Semoga sedihnya terobati dengan naik gaji bulan depan mbak :D, amiin...

    ReplyDelete
  7. Semangat ya Ayuuu... insya Allah dapat yg terbaik ^^

    ReplyDelete
  8. saya gak masuk ke tahap tes pertama. LOL

    ReplyDelete
  9. wiihh serem slambersii, eeh keren lho mbak dipanggi lagi berarti mereka masih butuh orang toh mbak :D

    Semoga rejeki ne makin banyak walaupun ndak di slambersii yoo mbak :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^