Pilihlah Private Villa untuk Honeymoon

Private Villa untuk Honeymoon
Private Villa untuk Honeymoon, dokumen pribadi
Pilihlah Private Villa untuk Honeymoon – Bulan ini sepertinya bulannya para muda mudi untuk menikah, banyak sekali undangan dari teman-teman baik itu teman kuliah atau teman semasa kecil. Meski pengeluaran menjadi sedikit membengkak tapi turut berbahagia atas berlabuhnya dua hati, semoga pernikahan kalian membawa barokah hingga akhir masa. Dari banyak pasangan yang menikah, ada beberapa yang bertanya kepada saya perihal tujuan bulan madu dengan harga miring alias hemat ongkos karena sudah terlalu banyak pengeluaran selama pesta pernikahan. Jujur saja, saya dan suami bulan madu ke Bali tanpa rencana yang matang, semua mendadak karena tiba-tiba sang calon suami Alhamdulillah dapat rejeki tak terduga yang bisa digunakan untuk sedikit senang-senang pasca perta pernikahan. Dan tujuan honeymoon saat itu adalah Pulau Dewata, Bali, surganya para pasangan yang ingin menikmati romantisme, termasuk kami berdua yang sedang dimabuk asmara, hehe.
Dari beberapa persiapan honeymoon yang singkat, yang menjadi sedikit masalah adalah tempat untuk menginap selama 4 hari 3 malam. Ada banyak sekali pilihan yang betul-betul sangat awam bagi saya dan suami, apalagi saya belum pernah ke Bali saat itu dan suami belum pernah membuat perencanaan perjalanan sebelumnya. Akhirnya dengan beberapa pertimbangan dan perdebatan cukup sengit terpilihlah sebuah private villa di kawasan Kerobokan yang notabene di tengah kota bukan di pesisir pantai atau dataran tinggi seperti Ubud. Yang menjadi pertimbangan saya memilih sebuah private villa daripada hotel adalah sebagai berikut:


dapur dan ruang makan yang luas
dapur dan ruang makan yang luas, dokumen pribadi
Baca Juga: Hotel dan Spa Ekslusif di Nusa Dua Bali
  • Ingin adanya privacy selama berada di penginapan. Privacy dalam artian untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh villa seperti kolam renang pribadi, sedangkan di hotel biasanya kolam renang digunakan untuk umum. Letak villa yang saling berjauhan antar bangunan membuat lebih nyaman jadi bebas melakukan aktivitas berdua tanpa harus terusik atau mengusik tetangga, haha.
  • Fasilitas private villa lebih lengkap. Selama honeymoon di Bali, Alhamdulillah saya mendapat private villa dengan harga terjangkau tapi fasilitas sangat memuaskan. Mendapat satu villa yang sangat luas dengan kolam renang pribadi yang cukup luas, ruang TV, dapur dan meja makan yang luas, kamar mandi yang bisa digunakan untuk salto, dan tentunya kamar tidur yang memuaskan, hehe. Dan jika dibandingkan dengan fasilitas hotel maka harganya akan jauh lebih mahal di hotel jadi pilihan kami adalah sebuah private villa.
  • Honeymoon sekaligus jalan-jalan hemat. Kami tidak menggunakan jasa agen travel melainkan menyusun semua perjalanan sendiri dengan menyewa sebuah motor karena ingin bebas menikmati Pulau Bali. Dari pagi hingga sore kami berkeliling ke berbagai tempat wisata dan malamnya ingin menikmati romantisme berdua dengan nyaman, itulah sebabnya kami memilih sebuah private villa di Bali kawasan Kerobokan karena bisa menjangkau hampir semua destinasi wisata populer. Jalan-jalan terlaksana dengan baik tapi berduaan tetap tidak terlupakan dong, ya, tidak mau rugi, hehe.
Sarapan di pinggir kolam
Sarapan di pinggir kolam, dokumen pribadi
Baca Juga: Tari Kecak Uluwatu | Sakralnya Tanah Lot | Bali 3D Trick Art Gallery

Secara keseluruhan memang menyangkut masalah privasi dan kenyamanan yang lebih baik daripada hotel, selain itu juga suasana yang ‘homey’ sehingga betah berlama-lama di villa. Serasa ada di rumah sendiri dengan pelayanan bak raja dan ratu. Misalnya, pagi-pagi bermain di kolam renang lalu disiapkan sarapan di pinggir kolam renang, menikmati sore di ruang tivi sambil bercanda mesra, atau bersenandung mesra di pinggiran kolam renang saat malam. Beberapa hal itulah yang menjadi pertimbangan saya untuk memilih sebuah private villa untuk honeymoon. Tapi yang harus diperhatikan sebelum memilih villa atau hotel tersebut adalah review dari orang yang pernah menginap sebelumnya dan cari informasi sebanyak-banyaknya agar tidak seperti membeli kucing dalam karung dan akhirnya menyesal. Hal lain yang harus diperhatikan adalah budget tentunya, sesuaikan dan jangan sampai memaksa untuk mendapat fasilitas mewah tapi harga selangit. Semoga sedikit ulasan ini membantu bagi kalian para pengantin baru yang ingin merencanakan honeymoon di Bali, atau yang hanya sekedar ingin mengulang romantisme pernikahan. Selamat bersenang-senang.

35 comments:

  1. biasanya memang kalau mau masuk bulan ramadhan, banyak undangan pernikahan hehe
    dan vilanya asyik banget :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener mbak, mei kemarin banyak banget yang nikahan

      Delete
  2. Walaupun itu private villa tapi makanan tetep di tangani mereka gitu yah mba?
    Jd berasa homey bingit..


    Buleipotan.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, sarapan aja sih include harganya

      Delete
  3. jadi pingin hanimunan lagi ma ayang... jyakakakaka

    ReplyDelete
    Replies
    1. berangkat kaanggg, ajakin si ayang biar makin romanciiss

      Delete
  4. Iya ya sewa vila oke juga. Sy klo liburan mikirnya cm ke hotel aja. Pdhl vila kayanya seru jg di coba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yukk mbak dicoba nginep di vila biar dapat suasana berbeda

      Delete
  5. Jadi pengen honeymoon lagi... *Ehhh... :)
    Dulu honeymoon saya cuma di tenda di lokasi gempa Jogja, Mbak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bersyukur mas, insyaallah nanti dapat liburan yang lebih baik

      Delete
  6. Tahun ini banyakkkkkk banget yang menikah mba hahahhahaha, kumpulan aku ada 240 orang yang akan menikah. YAY. Bs jadi referensi nih untuk honeymoon nanti. Thanks for share. Salam kenal.

    roosvansia.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. widiihh banyak banget sampe 240 orang, bisa2 tekor mbak heheh
      salam kenal juga mba Ros :)

      Delete
  7. Mba Ayuu, berasa ingin nyemplung liat kolam renangnya. Berasa ingin tidur lihat vilanya. Hihii
    Aku pengen juga ah honeymoon, mba. Biar kayak penganten baru. Hihiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. weheheh.. bisa aja mbak, nanti anaknya diajak apa ditinggal hayo mbak Lid?

      Delete
  8. Ahhh iya setuju banget, renang sepuasnya nggak ada yang terusik hihi.
    Dan ngebaca review lebih afdol keknya daripada sekedar melihat gambar dari web'nya hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget mbak, aku pernah kecele gara2 liat gambarnya bagus tapi aslinya zonk abisss

      Delete
  9. Hm.. mau honeymoon juga ah. Eh tapi aku belum nikah. :'(

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini mau tak komen apa. kuliah duluuuu ahhaha

      Delete
  10. akkk mau dong privat billa mba,. Ah tapi suka eman-eman sama budgetnya.. susah nyari yg damai... Hihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. banyak kok mbak private villa yg harganya ga jauh beda dengan hotel :)

      Delete
  11. mau dong dikasih tahu dari nama privat villanya apa?
    klo boleh, cost sewanya berapa, by mail :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu ada sih mba di salah satu link dalam artikel. kalo ratenya tergantung season kayaknya :)

      Delete
  12. Aw asiknyaaa honeymoon di Bali.. tapi emang ya, kalau di hotel gitu agak risih karena berdempetan banget, kolam renangnya pun bareng. kalau villa kan serasa dunia milik berdua. ahey :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahah bener mbaakk.. satu villa cuma untuk berdaua, puasss deh rasanya

      Delete
  13. Villanya seger ya Mbak, resik gitu. Kalo di sekitaran Bogor juga bejibun villa-villa, mungkin nanti Mbak Ayu dan keluarga mau mencoba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum pernah kalo ke bogor mbak, kalo di lembang suka beberapa kali coba nginep di vila

      Delete
  14. Pengin banget honeymoon di Private villa, tinggal budgetnya aja lagi. Hehehe...

    ReplyDelete
  15. Private villa memang paliiing asyik :).. Dan pastinya lebih nyaman buat kita yang lagi males di keramaian

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju mbaakk... berasa banget privasinya

      Delete
  16. Haduuhhhh aku jadi inget jaman-jamannya honeymoon dulu *tersipu*. Akupun dulu memilih private villa Mbak. Dulu pilihan aku jatuh di daerah Ubud. Sayangnya suami nggak begitu cocok dengan suasan Ubud yang cenderung sepi dan jauh dari hiruk pikuk.

    ReplyDelete
  17. tempatnya romantis banget, semoga suatu saat aku bisa kesana sama istri

    ReplyDelete
  18. asyik ya private villa :-D
    lebih tenang kayaknya mba
    dan ngga terganggu suasana ramai.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^