[Prompt #9] Istri Kontrak

credit
Malam begitu romantis. Angin sepoi dan rintik gerimis kecil di luar sana membuat kehangatan percumbuanku dengan Rey semakin membara. Hanya ada lenguhan dan desahan panjang yang keluar dari mulutnya. Rey tak pernah melepaskan mulut dan hidungnya dari tubuhku sedikitpun.

"Ahhh. Sayang, tubuhmu begitu harum dan menggairahkan."

Pasti. Minyak wangi dari dukun itu sangat berguna untukku. Tak ada seorangpun pria yang mampu menolak aroma menggoda dari tubuhku. Termasuk suami kontrakku ini. Sudah satu tahun dia menggagahi tubuhku.

Rey terus mencumbu tubuh telanjangku. Hidungnya terus mengendus lipatan tubuhku bak anjing pelacak. Mulutnya tak henti untuk memburu dan mencumbu. Belain itu. Tak pernah bosan dia memuji aroma harum tubuhku "wangi tubuhmu sungguh seksi sayang." begitulah.

Dia beranjak dari tempat tidur yang sudah tak karuan. Seperti biasa melepas celana dan mengambil sabuk hitam mengkilap itu. Matanya penuh nafsu.

"Ayo sayang.. Sudah waktunya bersenang-senang. Cepat kau tengkurap dan angkat pantatmu tinggi."

Aku menuruti perintahnya. Rey bersiap-siap dengan melecutkan sabuk hitam mengkilap itu ke ranjang kami. Akhirnya lecutan sabuk hitam itu mendarat di tubuhku. Dia tertawa sempurna dan aku tak akan pernah meneteskan air mata. Setelah puas dia kembali memeluk dan mencium tubuhku.

Akhirnya tanganku pun mulai menjamah tubuh dempal Rey. Aku terus merangsangnya. Aku meraba perutnya dan menusukkan pisau yang sedari tadi ku simpan di bawah bantal. Rey membalik tubuhnya dan terlentang, menyadari rasa ngilu karena darah segar mengucur dari perutnya.

"Ke..na..pa..??"

"Kontrak kita sudah habis. Aku bukan istrimu lagi!"

34 comments:

  1. eh O___O ... kaget tudemaks. panasss..panass... *kipas kipas*

    ReplyDelete
  2. tadinya saya mau ngontrak, tapi kok klo udh selesai dibunuh ya?? tumbal dunk, hahahahhahah

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. iya mbak. lagi pengen bikin yang serem2..hehe

      Delete
  4. eh apa iniiiiii... *muka polos* *masih 15 tahun* :D

    ReplyDelete
  5. Replies
    1. gak suka dengan perlakuan kasar suaminya mbak Latree

      Delete
  6. Whew... hot!

    Dempal apa artinya, yah? Mungkinkah yang dimaksud adalah gempal?

    Emosi si aku kurang tergarap. Lebih banyak tentang percumbuan. Padahal saya rasa sabuk hitam itulah alasan dia gak tahan lagi jadi istri kontrak.

    Endingnya terkesan datar. Alasannya membunuh gak kuat. Kontrak habis? Lalu kenapa?
    Kalau dia bilang gak tahan dengan perlakuan si suami yang suka menyiksa, masih mungkin alasan dendam atau sakit hati. Kalau habis kontrak kayaknya enggak deh :D

    Judulnya lebih tepat Istri Kontrak atau Suami Kontrak, yah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, maksud saya gempal..

      alasan membunuhnya benar karena sabuk hitam suaminya itu, dan kebetulan si wanita itu dikontrak untuk setaun.

      ide ceritanya tentang wanita yang dijadikan istri kontrak tapi mendapat perlakuan kasar saay "ehemm" jadinya si istri balas dendam tepat setaun pada masa habis kontrak.

      makasih ya mbak. masukan-masukannya di FB juga sangaaat berguna buat saya.. :D

      Delete
  7. tusukan terakhir paling bikin kejang

    ReplyDelete
  8. harus bilang wow saat baca endingnya :)

    ReplyDelete
  9. hiiiii, mungkin udah dibayar di muka yah kok udah dibunuh2 ajah :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo bayarannya kurang tinggal sikat yang lain hehe

      Delete
  10. Garuk-garuk kepala sambil kipas-kipas, hehehe

    ReplyDelete
  11. Wow, ceritanya hot!

    ReplyDelete
  12. wogh
    hot hot hot

    ini ceritanya dia mau balas dendam kan ya? tapi ga dikeluarin ekspresi dia kesal dan benci sma perlakuan suami kontraknya. malah yg digambarin di cerita adalah adegan percumbuannya.
    kirain ya, si "aku" pake parfum dari dukun karena memang cinta mati sama suami kontraknya, dan dia berusaha mengikatnya supaya ga kemana2. mungkin si "aku" matre, kepengen hartanya doang, atau memang benar2 cinta mati? tak tahulah apa alasan dia menggunakan parfum itu.

    agak kecewa sih karena parfumnya itu malah jadi bumerang bagi "aku". dan ya, di cerita si "aku" biasa aja waktu disabet gitu. agak aneh..

    ReplyDelete
  13. Panas bener ya di sini?


    :D

    ReplyDelete
  14. sayangnya, adegan bunuh itu kurang terekspos.. dan alasan membunuhnya apa ya? apa hanya karena sudah habis kontrak?

    ReplyDelete
  15. Wahhhh ada bunuh-bunuhan di sini :O

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^